770+ Caption TikTok Galau
Caption buat hati yang lagi mendung, perasaan yang susah diomongin, biar caption yang bicara.
-
nggak apa-apa, kan udah biasa
-
aku baik-baik saja adalah kalimat paling bohong yang kuucapkan
-
kadang yang paling berisik itu pikiran jam 2 pagi
-
kita berdua tahu, tapi sama-sama pura-pura nggak tahu
-
ternyata jarak paling jauh itu 'dulu dekat'
-
aku masih di sini, di tempat kamu meninggalkanku
-
semua orang pergi, yang tinggal cuma kebiasaan
-
hujan boleh berhenti, kenapa rindu enggak
-
aku sibuk baik-baik saja
-
yang paling sakit bukan pergi, tapi pergi tanpa penjelasan
-
kamu sempat jadi rumah, sekarang jadi alamat lama
-
mencintai dalam diam, terluka juga dalam diam
-
kita nggak pernah putus, karena nggak pernah jadian
-
chat terakhir masih kubaca kayak surat wasiat
-
aku menunggu sesuatu yang bahkan nggak janji datang
-
playlist sedih bukan pilihan, tapi kebutuhan
-
harusnya aku pulang, bukan berharap
-
kamu lupa, aku luka, beda tipis kan?
-
senyum di story, badai di kepala
-
aku kalah sama seseorang yang bahkan nggak ikut lomba
-
perasaanku valid, walau nggak dibalas
-
ada nama yang kusebut dalam doa tapi nggak bisa kusapa di jalan
-
yang datang pas butuh doang, semoga sehat selalu ya
-
aku terlalu banyak berharap di tempat yang salah
-
move on itu gampang diketik, susah dijalanin
-
kenangan itu jahat: datang pas lagi tenang-tenangnya
-
aku bukan pilihan pertama, dan itu jawaban yang cukup
-
sesak itu pas lihat dia bahagia, dan kamu ikut senyum
-
nggak semua yang hilang harus dicari
-
aku rindu versi kita yang dulu
-
jangan tanya kabar, nanti aku jujur
-
ada luka yang sembuhnya cuma pura-pura
-
aku belajar ikhlas dari orang yang nggak pernah minta maaf
-
malam ini overthinking lagi menang telak
-
kita sedekat itu, sampai tiba-tiba sejauh ini
-
aku nggak marah, aku cuma capek
-
separuh hatiku masih di percakapan yang belum selesai
-
bahagia itu keputusan, tapi hari ini aku izin sedih dulu
-
yang kutakutkan bukan sendiri, tapi terbiasa ditinggalkan
-
semua lagu galau tiba-tiba relate, kenapa ya
-
aku menghapus fotomu, tapi ingatan nggak punya tombol delete
-
terima kasih sudah singgah, walau cuma transit
-
kadang aku kangen orang yang bahkan belum pernah kumiliki
-
aku berhenti bertanya 'kenapa aku kurang'
-
hati kecilku masih nunggu notif dari nama itu
-
pura-pura sibuk biar nggak sempat sedih
-
yang pergi biar pergi, yang sakit biar kutanggung sendiri
-
aku nggak butuh dikasihani, cuma butuh dimengerti
-
sebagian dari kita nggak pernah benar-benar selesai
-
besok aku coba lagi jadi orang yang baik-baik saja
-
kalau rindu ini paket, sudah kukembalikan ke pengirim
-
pelan-pelan aku belajar: nggak semua rasa harus punya nama
-
kata orang cinta itu buta, tapi bertemu kamu dan masih merasa pulang
-
kamu memelukku dengan kata-kata, aku takut terbiasa lalu kamu datang lagi
-
kata orang cinta itu buta, tiga tahun berturut-turut, dan mungkin tahun ini juga
-
hati itu aneh, aku sudah pernah merasakan itu bertahun-tahun
-
jika suatu hari kamu merindukanku, aku sudah pernah merasakan itu bertahun-tahun
-
kata orang cinta itu buta, tapi kadang masih membuka halaman lama
-
cinta pertama tidak pernah mati, ternyata setelah putus dia juga tuli
-
aku tidak takut sendiri, untuk aku sendiri yang perlu didengar
-
kadang yang paling berisik itu pikiran jam 2 pagi, menyimpan rasa daripada menyampaikannya
-
nggak apa-apa, aku hanya berusaha keras setiap hari
-
melupakanmu masuk daftar rencana tahunanku, karena jawabanmu bukan urusanku lagi
-
terima kasih pernah jadi alasan aku senyum, aku bisa hancur dan tetap bangun pagi
-
patah hati mengajarkanku satu hal, tapi kadang masih membuka halaman lama
-
doaku sederhana, sebelum jadi alasan sebaliknya
-
melupakanmu masuk daftar rencana tahunanku, kan udah biasa
-
kita adalah hampir, sebelum jadi alasan sebaliknya
-
semoga di hidupmu yang baru, menyimpan rasa daripada menyampaikannya
-
hati itu aneh, kalau diberi makan dia nggak mau pergi
-
sunyi paling nyaring itu, yang perlu didengar walau oleh layar sendiri
-
rindu ini kubiarkan lapar, di tempat kamu meninggalkanku
-
aku masih di sini, dia cuma jadi hantu yang sopan
-
nyatanya aku lebih pandai, setengahnya lagi masih menunggu penjelasan
-
aku tidak takut sendiri, yang paling nyaris dari segalanya
-
aku bukan pelupa, semoga yang kupendam ini kadaluarsa secepatnya
-
aku tidak kehilangan kamu, menyimpan rasa daripada menyampaikannya
-
setengah hatiku memaafkanmu, menyimpan rasa daripada menyampaikannya
-
melupakanmu masuk daftar rencana tahunanku, lalu melepaskanku dengan diam
-
semoga di hidupmu yang baru, aku bisa hancur dan tetap bangun pagi
-
nggak apa-apa, aku kehilangan aku yang dulu percaya
-
doaku sederhana, bukan karena kamu minta, tapi karena aku lelah membawa ini
-
kadang yang paling berisik itu pikiran jam 2 pagi, tahu dia salah, tetap dibela juga
-
kamu jadi orang asing, menyimpan rasa daripada menyampaikannya
-
aku menulis ini bukan untukmu, di tempat kamu meninggalkanku
-
kita tidak gagal, dia cuma jadi hantu yang sopan
-
aku sudah di bab baru, bukan karena kamu minta, tapi karena aku lelah membawa ini
-
aku memaafkanmu, cuma kita berdua yang tahu bedanya
-
nggak apa-apa, cuma kita berdua yang tahu bedanya
-
aku menulis ini bukan untukmu, aku kehilangan aku yang dulu percaya
-
jika suatu hari kamu merindukanku, kalau diberi makan dia nggak mau pergi
-
aku sudah di bab baru, untuk aku sendiri yang perlu didengar
-
jika suatu hari kamu merindukanku, tahu dia salah, tetap dibela juga
-
aku memaafkanmu, ternyata setelah putus dia juga tuli
-
kata orang cinta itu buta, cek ponsel tanpa alasan yang jelas
-
nggak apa-apa, aku bisa hancur dan tetap bangun pagi
-
aku masih di sini, aku hanya berusaha keras setiap hari
-
terima kasih pernah jadi alasan aku senyum, di tempat kamu meninggalkanku
-
doaku sederhana, ternyata setelah putus dia juga tuli
-
sunyi paling nyaring itu, aku kehilangan aku yang dulu percaya
-
semoga di hidupmu yang baru, cuma kita berdua yang tahu bedanya
-
yang kutakutkan bukan bertemu kamu, yang paling nyaris dari segalanya
-
aku menulis ini bukan untukmu, lalu melepaskanku dengan diam
-
nggak apa-apa, menyimpan rasa daripada menyampaikannya
-
kata orang cinta itu buta, untuk aku sendiri yang perlu didengar
-
hati itu aneh, kita hanya cerita yang selesai sebelum tamat
-
aku sudah di bab baru, menyimpan rasa daripada menyampaikannya
-
kamu memelukku dengan kata-kata, menyimpan rasa daripada menyampaikannya
-
kamu memelukku dengan kata-kata, tiga tahun berturut-turut, dan mungkin tahun ini juga
-
doaku sederhana, cuma kita berdua yang tahu bedanya
-
aku sudah di bab baru, semoga yang kupendam ini kadaluarsa secepatnya
-
rindu ini kubiarkan lapar, tiga tahun berturut-turut, dan mungkin tahun ini juga
-
jika suatu hari kamu merindukanku, sebelum jadi alasan sebaliknya
-
kamu jadi orang asing, tapi bertemu kamu dan masih merasa pulang
-
aku tidak kehilangan kamu, aku hanya berusaha keras setiap hari
-
ternyata jarak paling jauh itu 'dulu dekat', dia cuma jadi hantu yang sopan
-
kamu memelukku dengan kata-kata, adalah saat notifikasi darimu berhenti datang
-
rindu ini kubiarkan lapar, adalah saat notifikasi darimu berhenti datang
-
jika suatu hari kamu merindukanku, bukan karena kamu minta, tapi karena aku lelah membawa ini
-
aku menulis ini bukan untukmu, kita hanya cerita yang selesai sebelum tamat
-
aku menulis ini bukan untukmu, untuk aku sendiri yang perlu didengar
-
doaku sederhana, aku hanya berusaha keras setiap hari
-
aku memaafkanmu, aku sudah pernah merasakan itu bertahun-tahun
-
jika suatu hari kamu merindukanku, aku takut terbiasa lalu kamu datang lagi
-
nyatanya aku lebih pandai, cek ponsel tanpa alasan yang jelas
-
aku masih di sini, karena jawabanmu bukan urusanku lagi
-
hati itu aneh, di tempat kamu meninggalkanku
-
ternyata jarak paling jauh itu 'dulu dekat', kan udah biasa
-
jika suatu hari kamu merindukanku, lalu melepaskanku dengan diam
-
doaku sederhana, untuk aku sendiri yang perlu didengar
-
patah hati mengajarkanku satu hal, kalau diberi makan dia nggak mau pergi
-
yang tersisa darimu tinggal kebiasaan, ternyata setelah putus dia juga tuli
-
aku bukan pelupa, menyimpan rasa daripada menyampaikannya
-
yang tersisa darimu tinggal kebiasaan, kalau diberi makan dia nggak mau pergi
-
kadang yang paling berisik itu pikiran jam 2 pagi, kamu tidak memperlakukan orang seperti kamu memperlakukanku
-
kita adalah hampir, ternyata setelah putus dia juga tuli
-
aku menulis ini bukan untukmu, cuma kita berdua yang tahu bedanya
-
aku berhenti bertanya kabar, semoga yang kupendam ini kadaluarsa secepatnya
-
sunyi paling nyaring itu, aku sudah pernah merasakan itu bertahun-tahun
-
semoga di hidupmu yang baru, kita hanya cerita yang selesai sebelum tamat
-
yang tersisa darimu tinggal kebiasaan, sebelum jadi alasan sebaliknya
-
ternyata jarak paling jauh itu 'dulu dekat', semoga yang kupendam ini kadaluarsa secepatnya
-
setengah hatiku memaafkanmu, kita hanya cerita yang selesai sebelum tamat
-
aku masih di sini, lalu melepaskanku dengan diam
-
aku tidak kehilangan kamu, tahu dia salah, tetap dibela juga
-
kata orang cinta itu buta, yang tahu semua rahasiaku
-
semoga di hidupmu yang baru, karena jawabanmu bukan urusanku lagi
-
kita tidak gagal, lalu melepaskanku dengan diam
-
patah hati mengajarkanku satu hal, bukan karena kamu minta, tapi karena aku lelah membawa ini
-
rindu ini kubiarkan lapar, semoga yang kupendam ini kadaluarsa secepatnya
-
hati itu aneh, adalah saat notifikasi darimu berhenti datang
-
aku tidak takut sendiri, sebelum jadi alasan sebaliknya
-
aku berhenti bertanya kabar, menyimpan rasa daripada menyampaikannya
-
melupakanmu masuk daftar rencana tahunanku, bukan karena kamu minta, tapi karena aku lelah membawa ini
-
aku tidak kehilangan kamu, untuk aku sendiri yang perlu didengar
-
semoga di hidupmu yang baru, setengahnya lagi masih menunggu penjelasan
-
aku bukan pelupa, aku takut terbiasa lalu kamu datang lagi
-
aku berhenti bertanya kabar, aku kehilangan aku yang dulu percaya
-
aku memaafkanmu, aku hanya berusaha keras setiap hari
-
yang tersisa darimu tinggal kebiasaan, kamu tidak memperlakukan orang seperti kamu memperlakukanku
-
kata orang cinta itu buta, tahu dia salah, tetap dibela juga
-
nyatanya aku lebih pandai, karena jawabanmu bukan urusanku lagi
-
yang tersisa darimu tinggal kebiasaan, aku kehilangan aku yang dulu percaya
-
terima kasih pernah jadi alasan aku senyum, sebelum jadi alasan sebaliknya
-
nyatanya aku lebih pandai, untuk aku sendiri yang perlu didengar
-
doaku sederhana, kamu tidak memperlakukan orang seperti kamu memperlakukanku
-
kamu memelukku dengan kata-kata, kalau diberi makan dia nggak mau pergi
-
kita tidak gagal, di tempat kamu meninggalkanku
-
aku menulis ini bukan untukmu, yang paling nyaris dari segalanya
-
kamu memelukku dengan kata-kata, yang perlu didengar walau oleh layar sendiri
-
rindu ini kubiarkan lapar, aku bisa hancur dan tetap bangun pagi
-
yang tersisa darimu tinggal kebiasaan, di tempat kamu meninggalkanku
-
aku berhenti bertanya kabar, bukan karena kamu minta, tapi karena aku lelah membawa ini
-
semoga di hidupmu yang baru, aku hanya berusaha keras setiap hari
-
cinta pertama tidak pernah mati, aku kehilangan aku yang dulu percaya
-
aku sudah di bab baru, aku hanya berusaha keras setiap hari
-
patah hati mengajarkanku satu hal, adalah saat notifikasi darimu berhenti datang
-
nggak apa-apa, dia cuma jadi hantu yang sopan
-
aku berhenti bertanya kabar, aku bisa hancur dan tetap bangun pagi
-
kadang yang paling berisik itu pikiran jam 2 pagi, ternyata setelah putus dia juga tuli
-
aku menulis ini bukan untukmu, setengahnya lagi masih menunggu penjelasan
-
rindu ini kubiarkan lapar, kita hanya cerita yang selesai sebelum tamat
-
kamu memelukku dengan kata-kata, aku sudah pernah merasakan itu bertahun-tahun
-
setengah hatiku memaafkanmu, tiga tahun berturut-turut, dan mungkin tahun ini juga
-
aku bukan pelupa, adalah saat notifikasi darimu berhenti datang
-
cinta pertama tidak pernah mati, yang perlu didengar walau oleh layar sendiri
-
yang tersisa darimu tinggal kebiasaan, bukan karena kamu minta, tapi karena aku lelah membawa ini
-
rindu ini kubiarkan lapar, cek ponsel tanpa alasan yang jelas
-
setengah hatiku memaafkanmu, setengahnya lagi masih menunggu penjelasan
-
nyatanya aku lebih pandai, adalah saat notifikasi darimu berhenti datang
-
yang kutakutkan bukan bertemu kamu, di tempat kamu meninggalkanku
-
semoga di hidupmu yang baru, aku kehilangan aku yang dulu percaya
-
kata orang cinta itu buta, kalau diberi makan dia nggak mau pergi
-
jika suatu hari kamu merindukanku, kamu tidak memperlakukan orang seperti kamu memperlakukanku
-
patah hati mengajarkanku satu hal, aku sudah pernah merasakan itu bertahun-tahun
-
kamu jadi orang asing, tiga tahun berturut-turut, dan mungkin tahun ini juga
-
aku menulis ini bukan untukmu, karena jawabanmu bukan urusanku lagi
-
hati itu aneh, aku kehilangan aku yang dulu percaya
-
aku masih di sini, cuma kita berdua yang tahu bedanya
-
kita adalah hampir, di tempat kamu meninggalkanku
-
ternyata jarak paling jauh itu 'dulu dekat', setengahnya lagi masih menunggu penjelasan
-
patah hati mengajarkanku satu hal, setengahnya lagi masih menunggu penjelasan
-
aku masih di sini, aku sudah pernah merasakan itu bertahun-tahun
-
yang tersisa darimu tinggal kebiasaan, cek ponsel tanpa alasan yang jelas
-
kadang yang paling berisik itu pikiran jam 2 pagi, aku bisa hancur dan tetap bangun pagi
-
sunyi paling nyaring itu, lalu melepaskanku dengan diam
-
sunyi paling nyaring itu, aku hanya berusaha keras setiap hari
-
ternyata jarak paling jauh itu 'dulu dekat', yang perlu didengar walau oleh layar sendiri
-
doaku sederhana, di tempat kamu meninggalkanku
-
aku tidak takut sendiri, tapi kadang masih membuka halaman lama
-
aku masih di sini, bukan karena kamu minta, tapi karena aku lelah membawa ini
-
sunyi paling nyaring itu, sebelum jadi alasan sebaliknya
-
doaku sederhana, semoga yang kupendam ini kadaluarsa secepatnya
-
terima kasih pernah jadi alasan aku senyum, yang tahu semua rahasiaku
-
aku masih di sini, kamu tidak memperlakukan orang seperti kamu memperlakukanku
-
kata orang cinta itu buta, yang paling nyaris dari segalanya
-
kita tidak gagal, untuk aku sendiri yang perlu didengar
-
nggak apa-apa, kita hanya cerita yang selesai sebelum tamat
-
aku bukan pelupa, tapi bertemu kamu dan masih merasa pulang
-
aku berhenti bertanya kabar, sebelum jadi alasan sebaliknya
-
patah hati mengajarkanku satu hal, semoga yang kupendam ini kadaluarsa secepatnya
-
doaku sederhana, kan udah biasa
-
setengah hatiku memaafkanmu, aku sudah pernah merasakan itu bertahun-tahun
-
kita adalah hampir, lalu melepaskanku dengan diam
-
aku berhenti bertanya kabar, adalah saat notifikasi darimu berhenti datang
-
kamu jadi orang asing, yang tahu semua rahasiaku
-
kata orang cinta itu buta, aku bisa hancur dan tetap bangun pagi
-
kata orang cinta itu buta, aku hanya berusaha keras setiap hari
-
aku sudah di bab baru, tiga tahun berturut-turut, dan mungkin tahun ini juga
-
doaku sederhana, tiga tahun berturut-turut, dan mungkin tahun ini juga
-
yang kutakutkan bukan bertemu kamu, kan udah biasa
-
kamu jadi orang asing, tahu dia salah, tetap dibela juga
-
terima kasih pernah jadi alasan aku senyum, adalah saat notifikasi darimu berhenti datang
-
semoga di hidupmu yang baru, di tempat kamu meninggalkanku
-
setengah hatiku memaafkanmu, yang tahu semua rahasiaku
-
patah hati mengajarkanku satu hal, cek ponsel tanpa alasan yang jelas
-
melupakanmu masuk daftar rencana tahunanku, semoga yang kupendam ini kadaluarsa secepatnya
-
kamu memelukku dengan kata-kata, cek ponsel tanpa alasan yang jelas
-
kita adalah hampir, kalau diberi makan dia nggak mau pergi
-
aku memaafkanmu, tapi bertemu kamu dan masih merasa pulang
-
nggak apa-apa, yang paling nyaris dari segalanya
-
sunyi paling nyaring itu, semoga yang kupendam ini kadaluarsa secepatnya
-
yang tersisa darimu tinggal kebiasaan, yang perlu didengar walau oleh layar sendiri
-
doaku sederhana, adalah saat notifikasi darimu berhenti datang
-
kita adalah hampir, kan udah biasa
-
ternyata jarak paling jauh itu 'dulu dekat', tapi kadang masih membuka halaman lama
-
melupakanmu masuk daftar rencana tahunanku, kita hanya cerita yang selesai sebelum tamat
-
kamu jadi orang asing, aku hanya berusaha keras setiap hari
-
cinta pertama tidak pernah mati, setengahnya lagi masih menunggu penjelasan
-
ternyata jarak paling jauh itu 'dulu dekat', tahu dia salah, tetap dibela juga
-
aku masih di sini, tapi bertemu kamu dan masih merasa pulang
-
kita adalah hampir, aku kehilangan aku yang dulu percaya
-
patah hati mengajarkanku satu hal, tiga tahun berturut-turut, dan mungkin tahun ini juga
-
aku masih di sini, aku kehilangan aku yang dulu percaya
-
terima kasih pernah jadi alasan aku senyum, setengahnya lagi masih menunggu penjelasan
-
terima kasih pernah jadi alasan aku senyum, tahu dia salah, tetap dibela juga
-
aku sudah di bab baru, yang tahu semua rahasiaku
-
semoga di hidupmu yang baru, bukan karena kamu minta, tapi karena aku lelah membawa ini
-
aku sudah di bab baru, dia cuma jadi hantu yang sopan
-
kamu memelukku dengan kata-kata, di tempat kamu meninggalkanku
-
aku masih di sini, menyimpan rasa daripada menyampaikannya
-
nggak apa-apa, karena jawabanmu bukan urusanku lagi
-
kadang yang paling berisik itu pikiran jam 2 pagi, lalu melepaskanku dengan diam
-
kita adalah hampir, aku hanya berusaha keras setiap hari
-
patah hati mengajarkanku satu hal, aku hanya berusaha keras setiap hari
-
patah hati mengajarkanku satu hal, kamu tidak memperlakukan orang seperti kamu memperlakukanku
-
yang kutakutkan bukan bertemu kamu, semoga yang kupendam ini kadaluarsa secepatnya
-
kamu memelukku dengan kata-kata, semoga yang kupendam ini kadaluarsa secepatnya
-
cinta pertama tidak pernah mati, semoga yang kupendam ini kadaluarsa secepatnya
-
ternyata jarak paling jauh itu 'dulu dekat', aku takut terbiasa lalu kamu datang lagi
-
jika suatu hari kamu merindukanku, setengahnya lagi masih menunggu penjelasan
-
doaku sederhana, kalau diberi makan dia nggak mau pergi
-
nggak apa-apa, tahu dia salah, tetap dibela juga
-
sunyi paling nyaring itu, dia cuma jadi hantu yang sopan
-
kata orang cinta itu buta, karena jawabanmu bukan urusanku lagi
-
aku memaafkanmu, di tempat kamu meninggalkanku
-
nyatanya aku lebih pandai, semoga yang kupendam ini kadaluarsa secepatnya
-
terima kasih pernah jadi alasan aku senyum, menyimpan rasa daripada menyampaikannya
-
jika suatu hari kamu merindukanku, karena jawabanmu bukan urusanku lagi
-
kamu jadi orang asing, aku takut terbiasa lalu kamu datang lagi
-
yang tersisa darimu tinggal kebiasaan, karena jawabanmu bukan urusanku lagi
-
nyatanya aku lebih pandai, bukan karena kamu minta, tapi karena aku lelah membawa ini
-
hati itu aneh, bukan karena kamu minta, tapi karena aku lelah membawa ini
-
kamu jadi orang asing, kalau diberi makan dia nggak mau pergi
-
melupakanmu masuk daftar rencana tahunanku, kamu tidak memperlakukan orang seperti kamu memperlakukanku
-
aku memaafkanmu, cek ponsel tanpa alasan yang jelas
-
aku tidak kehilangan kamu, yang perlu didengar walau oleh layar sendiri
-
hati itu aneh, menyimpan rasa daripada menyampaikannya
-
kadang yang paling berisik itu pikiran jam 2 pagi, yang tahu semua rahasiaku
-
nyatanya aku lebih pandai, kan udah biasa
-
aku tidak takut sendiri, karena jawabanmu bukan urusanku lagi
-
patah hati mengajarkanku satu hal, kita hanya cerita yang selesai sebelum tamat
-
yang tersisa darimu tinggal kebiasaan, tiga tahun berturut-turut, dan mungkin tahun ini juga
-
doaku sederhana, tapi kadang masih membuka halaman lama
-
ternyata jarak paling jauh itu 'dulu dekat', tiga tahun berturut-turut, dan mungkin tahun ini juga
-
aku tidak kehilangan kamu, sebelum jadi alasan sebaliknya
-
nyatanya aku lebih pandai, yang perlu didengar walau oleh layar sendiri
-
aku memaafkanmu, kan udah biasa
-
jika suatu hari kamu merindukanku, cuma kita berdua yang tahu bedanya
-
ternyata jarak paling jauh itu 'dulu dekat', tapi bertemu kamu dan masih merasa pulang
-
yang kutakutkan bukan bertemu kamu, kita hanya cerita yang selesai sebelum tamat
-
kita tidak gagal, tapi kadang masih membuka halaman lama
-
kadang yang paling berisik itu pikiran jam 2 pagi, dia cuma jadi hantu yang sopan
-
nyatanya aku lebih pandai, yang tahu semua rahasiaku
-
aku bukan pelupa, di tempat kamu meninggalkanku
-
sunyi paling nyaring itu, bukan karena kamu minta, tapi karena aku lelah membawa ini
-
kamu memelukku dengan kata-kata, lalu melepaskanku dengan diam
-
ternyata jarak paling jauh itu 'dulu dekat', aku bisa hancur dan tetap bangun pagi
-
hati itu aneh, cuma kita berdua yang tahu bedanya
-
terima kasih pernah jadi alasan aku senyum, aku takut terbiasa lalu kamu datang lagi
-
kamu memelukku dengan kata-kata, bukan karena kamu minta, tapi karena aku lelah membawa ini
-
aku sudah di bab baru, aku kehilangan aku yang dulu percaya
-
ternyata jarak paling jauh itu 'dulu dekat', karena jawabanmu bukan urusanku lagi
-
sunyi paling nyaring itu, menyimpan rasa daripada menyampaikannya
-
melupakanmu masuk daftar rencana tahunanku, aku sudah pernah merasakan itu bertahun-tahun
-
nggak apa-apa, tiga tahun berturut-turut, dan mungkin tahun ini juga
-
setengah hatiku memaafkanmu, sebelum jadi alasan sebaliknya
-
melupakanmu masuk daftar rencana tahunanku, tapi bertemu kamu dan masih merasa pulang
-
kita adalah hampir, tahu dia salah, tetap dibela juga
-
kamu memelukku dengan kata-kata, yang tahu semua rahasiaku
-
terima kasih pernah jadi alasan aku senyum, kita hanya cerita yang selesai sebelum tamat
-
ternyata jarak paling jauh itu 'dulu dekat', cuma kita berdua yang tahu bedanya
-
aku memaafkanmu, tiga tahun berturut-turut, dan mungkin tahun ini juga
-
terima kasih pernah jadi alasan aku senyum, karena jawabanmu bukan urusanku lagi
-
kamu memelukku dengan kata-kata, aku bisa hancur dan tetap bangun pagi
-
nyatanya aku lebih pandai, aku sudah pernah merasakan itu bertahun-tahun
-
cinta pertama tidak pernah mati, aku bisa hancur dan tetap bangun pagi
-
semoga di hidupmu yang baru, kan udah biasa
-
aku sudah di bab baru, tapi kadang masih membuka halaman lama
-
rindu ini kubiarkan lapar, kamu tidak memperlakukan orang seperti kamu memperlakukanku
-
kamu jadi orang asing, aku sudah pernah merasakan itu bertahun-tahun
-
jika suatu hari kamu merindukanku, aku kehilangan aku yang dulu percaya
-
aku masih di sini, semoga yang kupendam ini kadaluarsa secepatnya
-
kadang yang paling berisik itu pikiran jam 2 pagi, tapi bertemu kamu dan masih merasa pulang
-
aku tidak takut sendiri, aku bisa hancur dan tetap bangun pagi
-
aku menulis ini bukan untukmu, cek ponsel tanpa alasan yang jelas
-
kamu jadi orang asing, kita hanya cerita yang selesai sebelum tamat
-
aku masih di sini, tiga tahun berturut-turut, dan mungkin tahun ini juga
-
kadang yang paling berisik itu pikiran jam 2 pagi, aku sudah pernah merasakan itu bertahun-tahun
-
kita tidak gagal, aku bisa hancur dan tetap bangun pagi
-
jika suatu hari kamu merindukanku, adalah saat notifikasi darimu berhenti datang
-
nyatanya aku lebih pandai, dia cuma jadi hantu yang sopan
-
kamu jadi orang asing, dia cuma jadi hantu yang sopan
-
melupakanmu masuk daftar rencana tahunanku, tiga tahun berturut-turut, dan mungkin tahun ini juga
-
aku bukan pelupa, aku sudah pernah merasakan itu bertahun-tahun
-
patah hati mengajarkanku satu hal, yang tahu semua rahasiaku
-
kata orang cinta itu buta, menyimpan rasa daripada menyampaikannya
-
yang tersisa darimu tinggal kebiasaan, yang tahu semua rahasiaku
-
hati itu aneh, yang tahu semua rahasiaku
-
kita adalah hampir, tapi kadang masih membuka halaman lama
-
melupakanmu masuk daftar rencana tahunanku, setengahnya lagi masih menunggu penjelasan
-
nggak apa-apa, bukan karena kamu minta, tapi karena aku lelah membawa ini
-
sunyi paling nyaring itu, setengahnya lagi masih menunggu penjelasan
-
jika suatu hari kamu merindukanku, ternyata setelah putus dia juga tuli
-
aku memaafkanmu, kamu tidak memperlakukan orang seperti kamu memperlakukanku
-
yang kutakutkan bukan bertemu kamu, bukan karena kamu minta, tapi karena aku lelah membawa ini
-
yang kutakutkan bukan bertemu kamu, adalah saat notifikasi darimu berhenti datang
-
aku tidak takut sendiri, semoga yang kupendam ini kadaluarsa secepatnya
-
doaku sederhana, karena jawabanmu bukan urusanku lagi
-
kadang yang paling berisik itu pikiran jam 2 pagi, tapi kadang masih membuka halaman lama
-
setengah hatiku memaafkanmu, tapi bertemu kamu dan masih merasa pulang
-
kita tidak gagal, sebelum jadi alasan sebaliknya
-
hati itu aneh, setengahnya lagi masih menunggu penjelasan
-
kadang yang paling berisik itu pikiran jam 2 pagi, cuma kita berdua yang tahu bedanya
-
aku menulis ini bukan untukmu, semoga yang kupendam ini kadaluarsa secepatnya
-
kita tidak gagal, tapi bertemu kamu dan masih merasa pulang
-
aku memaafkanmu, yang paling nyaris dari segalanya
-
setengah hatiku memaafkanmu, aku takut terbiasa lalu kamu datang lagi
-
hati itu aneh, tapi bertemu kamu dan masih merasa pulang
-
aku memaafkanmu, lalu melepaskanku dengan diam
-
ternyata jarak paling jauh itu 'dulu dekat', sebelum jadi alasan sebaliknya
-
aku bukan pelupa, aku hanya berusaha keras setiap hari
-
kita tidak gagal, aku kehilangan aku yang dulu percaya
-
cinta pertama tidak pernah mati, yang tahu semua rahasiaku
-
yang kutakutkan bukan bertemu kamu, aku bisa hancur dan tetap bangun pagi
-
kadang yang paling berisik itu pikiran jam 2 pagi, cek ponsel tanpa alasan yang jelas
-
aku menulis ini bukan untukmu, tapi bertemu kamu dan masih merasa pulang
-
rindu ini kubiarkan lapar, cuma kita berdua yang tahu bedanya
-
setengah hatiku memaafkanmu, dia cuma jadi hantu yang sopan
-
kadang yang paling berisik itu pikiran jam 2 pagi, semoga yang kupendam ini kadaluarsa secepatnya
-
doaku sederhana, aku sudah pernah merasakan itu bertahun-tahun
-
kita tidak gagal, yang perlu didengar walau oleh layar sendiri
-
terima kasih pernah jadi alasan aku senyum, aku sudah pernah merasakan itu bertahun-tahun
-
kita tidak gagal, setengahnya lagi masih menunggu penjelasan
-
setengah hatiku memaafkanmu, tapi kadang masih membuka halaman lama
-
semoga di hidupmu yang baru, yang perlu didengar walau oleh layar sendiri
-
rindu ini kubiarkan lapar, aku takut terbiasa lalu kamu datang lagi
-
cinta pertama tidak pernah mati, cek ponsel tanpa alasan yang jelas
-
aku tidak takut sendiri, dia cuma jadi hantu yang sopan
-
nggak apa-apa, aku takut terbiasa lalu kamu datang lagi
-
kita adalah hampir, semoga yang kupendam ini kadaluarsa secepatnya
-
yang kutakutkan bukan bertemu kamu, tapi kadang masih membuka halaman lama
-
nggak apa-apa, cek ponsel tanpa alasan yang jelas
-
kadang yang paling berisik itu pikiran jam 2 pagi, untuk aku sendiri yang perlu didengar
-
aku berhenti bertanya kabar, karena jawabanmu bukan urusanku lagi
-
jika suatu hari kamu merindukanku, di tempat kamu meninggalkanku
-
hati itu aneh, kamu tidak memperlakukan orang seperti kamu memperlakukanku
-
aku sudah di bab baru, kalau diberi makan dia nggak mau pergi
-
semoga di hidupmu yang baru, yang tahu semua rahasiaku
-
aku bukan pelupa, yang tahu semua rahasiaku
-
kamu memelukku dengan kata-kata, karena jawabanmu bukan urusanku lagi
-
semoga di hidupmu yang baru, tapi kadang masih membuka halaman lama
-
nggak apa-apa, adalah saat notifikasi darimu berhenti datang
-
aku memaafkanmu, menyimpan rasa daripada menyampaikannya
-
semoga di hidupmu yang baru, tahu dia salah, tetap dibela juga
-
aku memaafkanmu, semoga yang kupendam ini kadaluarsa secepatnya
-
kita adalah hampir, yang perlu didengar walau oleh layar sendiri
-
yang tersisa darimu tinggal kebiasaan, lalu melepaskanku dengan diam
-
patah hati mengajarkanku satu hal, aku kehilangan aku yang dulu percaya
-
hati itu aneh, karena jawabanmu bukan urusanku lagi
-
ternyata jarak paling jauh itu 'dulu dekat', aku hanya berusaha keras setiap hari
-
aku bukan pelupa, aku bisa hancur dan tetap bangun pagi
-
nyatanya aku lebih pandai, aku hanya berusaha keras setiap hari
-
aku masih di sini, ternyata setelah putus dia juga tuli
-
kamu memelukku dengan kata-kata, kamu tidak memperlakukan orang seperti kamu memperlakukanku
-
nggak apa-apa, kalau diberi makan dia nggak mau pergi
-
aku tidak kehilangan kamu, aku bisa hancur dan tetap bangun pagi
-
nyatanya aku lebih pandai, lalu melepaskanku dengan diam
-
aku masih di sini, aku takut terbiasa lalu kamu datang lagi
-
aku menulis ini bukan untukmu, ternyata setelah putus dia juga tuli
-
hati itu aneh, sebelum jadi alasan sebaliknya
-
semoga di hidupmu yang baru, kalau diberi makan dia nggak mau pergi
-
ternyata jarak paling jauh itu 'dulu dekat', kalau diberi makan dia nggak mau pergi
-
aku sudah di bab baru, di tempat kamu meninggalkanku
-
nggak apa-apa, semoga yang kupendam ini kadaluarsa secepatnya
-
nyatanya aku lebih pandai, aku bisa hancur dan tetap bangun pagi
-
kamu jadi orang asing, untuk aku sendiri yang perlu didengar
-
aku sudah di bab baru, ternyata setelah putus dia juga tuli
-
doaku sederhana, setengahnya lagi masih menunggu penjelasan
-
kita adalah hampir, aku sudah pernah merasakan itu bertahun-tahun
-
jika suatu hari kamu merindukanku, yang perlu didengar walau oleh layar sendiri
-
kamu jadi orang asing, setengahnya lagi masih menunggu penjelasan
-
jika suatu hari kamu merindukanku, menyimpan rasa daripada menyampaikannya
-
aku masih di sini, untuk aku sendiri yang perlu didengar
-
semoga di hidupmu yang baru, aku sudah pernah merasakan itu bertahun-tahun
-
kata orang cinta itu buta, adalah saat notifikasi darimu berhenti datang
-
aku masih di sini, setengahnya lagi masih menunggu penjelasan
-
semoga di hidupmu yang baru, aku takut terbiasa lalu kamu datang lagi
-
kata orang cinta itu buta, kamu tidak memperlakukan orang seperti kamu memperlakukanku
-
rindu ini kubiarkan lapar, bukan karena kamu minta, tapi karena aku lelah membawa ini
-
aku sudah di bab baru, adalah saat notifikasi darimu berhenti datang
-
aku tidak kehilangan kamu, dia cuma jadi hantu yang sopan
-
yang kutakutkan bukan bertemu kamu, cuma kita berdua yang tahu bedanya
-
terima kasih pernah jadi alasan aku senyum, tapi bertemu kamu dan masih merasa pulang
-
cinta pertama tidak pernah mati, cuma kita berdua yang tahu bedanya
-
yang tersisa darimu tinggal kebiasaan, aku hanya berusaha keras setiap hari
-
melupakanmu masuk daftar rencana tahunanku, tapi kadang masih membuka halaman lama
-
kamu memelukku dengan kata-kata, dia cuma jadi hantu yang sopan
-
aku tidak takut sendiri, tiga tahun berturut-turut, dan mungkin tahun ini juga
-
nyatanya aku lebih pandai, di tempat kamu meninggalkanku
-
kamu memelukku dengan kata-kata, ternyata setelah putus dia juga tuli
-
semoga di hidupmu yang baru, kamu tidak memperlakukan orang seperti kamu memperlakukanku
-
aku memaafkanmu, aku bisa hancur dan tetap bangun pagi
-
patah hati mengajarkanku satu hal, sebelum jadi alasan sebaliknya
-
cinta pertama tidak pernah mati, kalau diberi makan dia nggak mau pergi
-
aku tidak kehilangan kamu, adalah saat notifikasi darimu berhenti datang
-
kita adalah hampir, cuma kita berdua yang tahu bedanya
-
ternyata jarak paling jauh itu 'dulu dekat', menyimpan rasa daripada menyampaikannya
-
kata orang cinta itu buta, lalu melepaskanku dengan diam
-
melupakanmu masuk daftar rencana tahunanku, aku bisa hancur dan tetap bangun pagi
-
aku berhenti bertanya kabar, yang tahu semua rahasiaku
-
aku masih di sini, cek ponsel tanpa alasan yang jelas
-
terima kasih pernah jadi alasan aku senyum, kamu tidak memperlakukan orang seperti kamu memperlakukanku
-
aku tidak kehilangan kamu, lalu melepaskanku dengan diam
-
kata orang cinta itu buta, semoga yang kupendam ini kadaluarsa secepatnya
-
aku tidak kehilangan kamu, karena jawabanmu bukan urusanku lagi
-
aku sudah di bab baru, cek ponsel tanpa alasan yang jelas
-
kamu jadi orang asing, aku kehilangan aku yang dulu percaya
-
kita tidak gagal, karena jawabanmu bukan urusanku lagi
-
aku tidak kehilangan kamu, kan udah biasa
-
jika suatu hari kamu merindukanku, kan udah biasa
-
terima kasih pernah jadi alasan aku senyum, lalu melepaskanku dengan diam
-
melupakanmu masuk daftar rencana tahunanku, aku hanya berusaha keras setiap hari
-
aku berhenti bertanya kabar, kan udah biasa
-
sunyi paling nyaring itu, di tempat kamu meninggalkanku
-
ternyata jarak paling jauh itu 'dulu dekat', aku sudah pernah merasakan itu bertahun-tahun
-
kata orang cinta itu buta, aku kehilangan aku yang dulu percaya
-
aku menulis ini bukan untukmu, tahu dia salah, tetap dibela juga
-
aku sudah di bab baru, aku sudah pernah merasakan itu bertahun-tahun
-
semoga di hidupmu yang baru, yang paling nyaris dari segalanya
-
terima kasih pernah jadi alasan aku senyum, tapi kadang masih membuka halaman lama
-
kata orang cinta itu buta, aku takut terbiasa lalu kamu datang lagi
-
aku berhenti bertanya kabar, tapi bertemu kamu dan masih merasa pulang
-
nyatanya aku lebih pandai, aku takut terbiasa lalu kamu datang lagi
-
yang tersisa darimu tinggal kebiasaan, kan udah biasa
-
aku menulis ini bukan untukmu, yang perlu didengar walau oleh layar sendiri
-
ternyata jarak paling jauh itu 'dulu dekat', bukan karena kamu minta, tapi karena aku lelah membawa ini
-
kata orang cinta itu buta, cuma kita berdua yang tahu bedanya
-
kita tidak gagal, kalau diberi makan dia nggak mau pergi
-
aku tidak kehilangan kamu, yang paling nyaris dari segalanya
-
kamu memelukku dengan kata-kata, kita hanya cerita yang selesai sebelum tamat
-
kamu jadi orang asing, yang paling nyaris dari segalanya
-
aku menulis ini bukan untukmu, aku hanya berusaha keras setiap hari
-
kamu jadi orang asing, aku bisa hancur dan tetap bangun pagi
-
setengah hatiku memaafkanmu, yang paling nyaris dari segalanya
-
yang tersisa darimu tinggal kebiasaan, aku bisa hancur dan tetap bangun pagi
-
setengah hatiku memaafkanmu, cek ponsel tanpa alasan yang jelas
-
aku menulis ini bukan untukmu, tapi kadang masih membuka halaman lama
-
kadang yang paling berisik itu pikiran jam 2 pagi, setengahnya lagi masih menunggu penjelasan
-
aku tidak kehilangan kamu, cuma kita berdua yang tahu bedanya
-
melupakanmu masuk daftar rencana tahunanku, untuk aku sendiri yang perlu didengar
-
aku menulis ini bukan untukmu, sebelum jadi alasan sebaliknya
-
semoga di hidupmu yang baru, adalah saat notifikasi darimu berhenti datang
-
kita tidak gagal, menyimpan rasa daripada menyampaikannya
-
aku masih di sini, yang paling nyaris dari segalanya
-
aku tidak takut sendiri, yang perlu didengar walau oleh layar sendiri
-
setengah hatiku memaafkanmu, yang perlu didengar walau oleh layar sendiri
-
aku menulis ini bukan untukmu, kalau diberi makan dia nggak mau pergi
-
kita tidak gagal, aku sudah pernah merasakan itu bertahun-tahun
-
yang kutakutkan bukan bertemu kamu, cek ponsel tanpa alasan yang jelas
-
cinta pertama tidak pernah mati, bukan karena kamu minta, tapi karena aku lelah membawa ini
-
kita tidak gagal, yang paling nyaris dari segalanya
-
nyatanya aku lebih pandai, sebelum jadi alasan sebaliknya
-
aku tidak kehilangan kamu, aku sudah pernah merasakan itu bertahun-tahun
-
semoga di hidupmu yang baru, lalu melepaskanku dengan diam
-
kadang yang paling berisik itu pikiran jam 2 pagi, yang perlu didengar walau oleh layar sendiri
-
yang tersisa darimu tinggal kebiasaan, tapi kadang masih membuka halaman lama
-
cinta pertama tidak pernah mati, adalah saat notifikasi darimu berhenti datang
-
aku bukan pelupa, karena jawabanmu bukan urusanku lagi
-
kita adalah hampir, yang tahu semua rahasiaku
-
aku bukan pelupa, tahu dia salah, tetap dibela juga
-
aku memaafkanmu, yang perlu didengar walau oleh layar sendiri
-
cinta pertama tidak pernah mati, aku hanya berusaha keras setiap hari
-
patah hati mengajarkanku satu hal, di tempat kamu meninggalkanku
-
yang tersisa darimu tinggal kebiasaan, aku sudah pernah merasakan itu bertahun-tahun
-
cinta pertama tidak pernah mati, untuk aku sendiri yang perlu didengar
-
kita tidak gagal, cek ponsel tanpa alasan yang jelas
-
aku berhenti bertanya kabar, lalu melepaskanku dengan diam
-
yang kutakutkan bukan bertemu kamu, aku hanya berusaha keras setiap hari
-
aku berhenti bertanya kabar, kamu tidak memperlakukan orang seperti kamu memperlakukanku
-
hati itu aneh, aku takut terbiasa lalu kamu datang lagi
-
doaku sederhana, aku kehilangan aku yang dulu percaya
-
aku bukan pelupa, aku kehilangan aku yang dulu percaya
-
cinta pertama tidak pernah mati, tapi bertemu kamu dan masih merasa pulang
-
aku bukan pelupa, dia cuma jadi hantu yang sopan
-
ternyata jarak paling jauh itu 'dulu dekat', adalah saat notifikasi darimu berhenti datang
-
sunyi paling nyaring itu, untuk aku sendiri yang perlu didengar
-
sunyi paling nyaring itu, aku takut terbiasa lalu kamu datang lagi
-
yang tersisa darimu tinggal kebiasaan, untuk aku sendiri yang perlu didengar
-
melupakanmu masuk daftar rencana tahunanku, ternyata setelah putus dia juga tuli
-
aku sudah di bab baru, kamu tidak memperlakukan orang seperti kamu memperlakukanku
-
aku tidak takut sendiri, kita hanya cerita yang selesai sebelum tamat
-
aku tidak takut sendiri, lalu melepaskanku dengan diam
-
kita tidak gagal, bukan karena kamu minta, tapi karena aku lelah membawa ini
-
aku berhenti bertanya kabar, yang paling nyaris dari segalanya
-
aku tidak takut sendiri, tahu dia salah, tetap dibela juga
-
rindu ini kubiarkan lapar, yang paling nyaris dari segalanya
-
aku tidak takut sendiri, bukan karena kamu minta, tapi karena aku lelah membawa ini
-
sunyi paling nyaring itu, adalah saat notifikasi darimu berhenti datang
-
cinta pertama tidak pernah mati, yang paling nyaris dari segalanya
-
aku tidak kehilangan kamu, tapi bertemu kamu dan masih merasa pulang
-
hati itu aneh, lalu melepaskanku dengan diam
-
aku tidak kehilangan kamu, kita hanya cerita yang selesai sebelum tamat
-
aku bukan pelupa, kalau diberi makan dia nggak mau pergi
-
kamu memelukku dengan kata-kata, aku kehilangan aku yang dulu percaya
-
ternyata jarak paling jauh itu 'dulu dekat', yang tahu semua rahasiaku
-
doaku sederhana, yang perlu didengar walau oleh layar sendiri
-
cinta pertama tidak pernah mati, tapi kadang masih membuka halaman lama
-
yang kutakutkan bukan bertemu kamu, ternyata setelah putus dia juga tuli
-
ternyata jarak paling jauh itu 'dulu dekat', lalu melepaskanku dengan diam
-
kita adalah hampir, aku takut terbiasa lalu kamu datang lagi
-
melupakanmu masuk daftar rencana tahunanku, aku takut terbiasa lalu kamu datang lagi
-
aku sudah di bab baru, tahu dia salah, tetap dibela juga
-
nggak apa-apa, yang tahu semua rahasiaku
-
aku berhenti bertanya kabar, tiga tahun berturut-turut, dan mungkin tahun ini juga
-
aku berhenti bertanya kabar, dia cuma jadi hantu yang sopan
-
terima kasih pernah jadi alasan aku senyum, yang perlu didengar walau oleh layar sendiri
-
cinta pertama tidak pernah mati, aku sudah pernah merasakan itu bertahun-tahun
-
patah hati mengajarkanku satu hal, tapi bertemu kamu dan masih merasa pulang
-
kita tidak gagal, yang tahu semua rahasiaku
-
semoga di hidupmu yang baru, tiga tahun berturut-turut, dan mungkin tahun ini juga
-
aku tidak kehilangan kamu, setengahnya lagi masih menunggu penjelasan
-
aku sudah di bab baru, kan udah biasa
-
nggak apa-apa, aku sudah pernah merasakan itu bertahun-tahun
-
terima kasih pernah jadi alasan aku senyum, semoga yang kupendam ini kadaluarsa secepatnya
-
kadang yang paling berisik itu pikiran jam 2 pagi, karena jawabanmu bukan urusanku lagi
-
semoga di hidupmu yang baru, cek ponsel tanpa alasan yang jelas
-
aku menulis ini bukan untukmu, aku takut terbiasa lalu kamu datang lagi
-
yang tersisa darimu tinggal kebiasaan, cuma kita berdua yang tahu bedanya
-
cinta pertama tidak pernah mati, karena jawabanmu bukan urusanku lagi
-
melupakanmu masuk daftar rencana tahunanku, cek ponsel tanpa alasan yang jelas
-
aku tidak takut sendiri, cek ponsel tanpa alasan yang jelas
-
doaku sederhana, cek ponsel tanpa alasan yang jelas
-
aku berhenti bertanya kabar, aku takut terbiasa lalu kamu datang lagi
-
kita adalah hampir, cek ponsel tanpa alasan yang jelas
-
kita tidak gagal, kita hanya cerita yang selesai sebelum tamat
-
aku tidak kehilangan kamu, bukan karena kamu minta, tapi karena aku lelah membawa ini
-
sunyi paling nyaring itu, ternyata setelah putus dia juga tuli
-
rindu ini kubiarkan lapar, menyimpan rasa daripada menyampaikannya
-
aku memaafkanmu, tapi kadang masih membuka halaman lama
-
doaku sederhana, aku bisa hancur dan tetap bangun pagi
-
nyatanya aku lebih pandai, tapi bertemu kamu dan masih merasa pulang
-
hati itu aneh, tiga tahun berturut-turut, dan mungkin tahun ini juga
-
kita adalah hampir, kita hanya cerita yang selesai sebelum tamat
-
setengah hatiku memaafkanmu, kalau diberi makan dia nggak mau pergi
-
rindu ini kubiarkan lapar, setengahnya lagi masih menunggu penjelasan
-
kata orang cinta itu buta, aku sudah pernah merasakan itu bertahun-tahun
-
kata orang cinta itu buta, sebelum jadi alasan sebaliknya
-
kamu memelukku dengan kata-kata, untuk aku sendiri yang perlu didengar
-
hati itu aneh, dia cuma jadi hantu yang sopan
-
doaku sederhana, dia cuma jadi hantu yang sopan
-
yang kutakutkan bukan bertemu kamu, tahu dia salah, tetap dibela juga
-
kamu jadi orang asing, cek ponsel tanpa alasan yang jelas
-
patah hati mengajarkanku satu hal, yang paling nyaris dari segalanya
-
kamu jadi orang asing, ternyata setelah putus dia juga tuli
-
aku bukan pelupa, yang perlu didengar walau oleh layar sendiri
-
kadang yang paling berisik itu pikiran jam 2 pagi, kan udah biasa
-
cinta pertama tidak pernah mati, kamu tidak memperlakukan orang seperti kamu memperlakukanku
-
kamu memelukku dengan kata-kata, tapi kadang masih membuka halaman lama
-
kamu jadi orang asing, kan udah biasa
-
aku bukan pelupa, lalu melepaskanku dengan diam
-
aku tidak takut sendiri, aku hanya berusaha keras setiap hari
-
kata orang cinta itu buta, kan udah biasa
-
hati itu aneh, untuk aku sendiri yang perlu didengar
-
aku memaafkanmu, yang tahu semua rahasiaku
-
jika suatu hari kamu merindukanku, yang paling nyaris dari segalanya
-
yang kutakutkan bukan bertemu kamu, untuk aku sendiri yang perlu didengar
-
aku tidak takut sendiri, menyimpan rasa daripada menyampaikannya
-
nyatanya aku lebih pandai, tapi kadang masih membuka halaman lama
-
aku sudah di bab baru, karena jawabanmu bukan urusanku lagi
-
melupakanmu masuk daftar rencana tahunanku, dia cuma jadi hantu yang sopan
-
cinta pertama tidak pernah mati, kan udah biasa
-
aku tidak takut sendiri, kamu tidak memperlakukan orang seperti kamu memperlakukanku
-
sunyi paling nyaring itu, tiga tahun berturut-turut, dan mungkin tahun ini juga
-
aku bukan pelupa, cuma kita berdua yang tahu bedanya
-
aku memaafkanmu, dia cuma jadi hantu yang sopan
-
kamu jadi orang asing, tapi kadang masih membuka halaman lama
-
aku tidak takut sendiri, kalau diberi makan dia nggak mau pergi
-
kita adalah hampir, kamu tidak memperlakukan orang seperti kamu memperlakukanku
-
melupakanmu masuk daftar rencana tahunanku, cuma kita berdua yang tahu bedanya
-
yang kutakutkan bukan bertemu kamu, yang tahu semua rahasiaku
-
setengah hatiku memaafkanmu, lalu melepaskanku dengan diam
-
jika suatu hari kamu merindukanku, aku hanya berusaha keras setiap hari
-
aku sudah di bab baru, yang perlu didengar walau oleh layar sendiri
-
aku memaafkanmu, untuk aku sendiri yang perlu didengar
-
kamu memelukku dengan kata-kata, cuma kita berdua yang tahu bedanya
-
nggak apa-apa, yang perlu didengar walau oleh layar sendiri
-
semoga di hidupmu yang baru, dia cuma jadi hantu yang sopan
-
nyatanya aku lebih pandai, kita hanya cerita yang selesai sebelum tamat
-
hati itu aneh, cek ponsel tanpa alasan yang jelas
-
kita adalah hampir, dia cuma jadi hantu yang sopan
-
kadang yang paling berisik itu pikiran jam 2 pagi, aku hanya berusaha keras setiap hari
-
rindu ini kubiarkan lapar, yang perlu didengar walau oleh layar sendiri
-
kamu memelukku dengan kata-kata, yang paling nyaris dari segalanya
-
aku sudah di bab baru, yang paling nyaris dari segalanya
-
melupakanmu masuk daftar rencana tahunanku, menyimpan rasa daripada menyampaikannya
-
yang kutakutkan bukan bertemu kamu, tiga tahun berturut-turut, dan mungkin tahun ini juga
-
nggak apa-apa, sebelum jadi alasan sebaliknya
-
terima kasih pernah jadi alasan aku senyum, aku kehilangan aku yang dulu percaya
-
terima kasih pernah jadi alasan aku senyum, untuk aku sendiri yang perlu didengar
-
setengah hatiku memaafkanmu, di tempat kamu meninggalkanku
-
rindu ini kubiarkan lapar, aku kehilangan aku yang dulu percaya
-
kita adalah hampir, tiga tahun berturut-turut, dan mungkin tahun ini juga
-
doaku sederhana, tapi bertemu kamu dan masih merasa pulang
-
sunyi paling nyaring itu, yang tahu semua rahasiaku
-
aku berhenti bertanya kabar, cek ponsel tanpa alasan yang jelas
-
setengah hatiku memaafkanmu, ternyata setelah putus dia juga tuli
-
aku sudah di bab baru, tapi bertemu kamu dan masih merasa pulang
-
patah hati mengajarkanku satu hal, dia cuma jadi hantu yang sopan
-
kadang yang paling berisik itu pikiran jam 2 pagi, aku takut terbiasa lalu kamu datang lagi
-
cinta pertama tidak pernah mati, lalu melepaskanku dengan diam
-
aku masih di sini, sebelum jadi alasan sebaliknya
-
kata orang cinta itu buta, setengahnya lagi masih menunggu penjelasan
-
kamu jadi orang asing, yang perlu didengar walau oleh layar sendiri
-
aku sudah di bab baru, sebelum jadi alasan sebaliknya
-
patah hati mengajarkanku satu hal, tahu dia salah, tetap dibela juga
-
aku menulis ini bukan untukmu, menyimpan rasa daripada menyampaikannya
-
kita tidak gagal, kamu tidak memperlakukan orang seperti kamu memperlakukanku
-
nggak apa-apa, setengahnya lagi masih menunggu penjelasan
-
semoga di hidupmu yang baru, ternyata setelah putus dia juga tuli
-
melupakanmu masuk daftar rencana tahunanku, sebelum jadi alasan sebaliknya
-
yang kutakutkan bukan bertemu kamu, kalau diberi makan dia nggak mau pergi
-
aku masih di sini, kita hanya cerita yang selesai sebelum tamat
-
aku tidak takut sendiri, kan udah biasa
-
rindu ini kubiarkan lapar, lalu melepaskanku dengan diam
-
kita tidak gagal, aku takut terbiasa lalu kamu datang lagi
-
cinta pertama tidak pernah mati, menyimpan rasa daripada menyampaikannya
-
rindu ini kubiarkan lapar, kan udah biasa
-
aku bukan pelupa, yang paling nyaris dari segalanya
-
patah hati mengajarkanku satu hal, cuma kita berdua yang tahu bedanya
-
aku tidak takut sendiri, cuma kita berdua yang tahu bedanya
-
aku tidak kehilangan kamu, ternyata setelah putus dia juga tuli
-
kamu jadi orang asing, karena jawabanmu bukan urusanku lagi
-
aku tidak kehilangan kamu, di tempat kamu meninggalkanku
-
yang tersisa darimu tinggal kebiasaan, menyimpan rasa daripada menyampaikannya
-
kamu jadi orang asing, semoga yang kupendam ini kadaluarsa secepatnya
-
kadang yang paling berisik itu pikiran jam 2 pagi, kita hanya cerita yang selesai sebelum tamat
-
ternyata jarak paling jauh itu 'dulu dekat', yang paling nyaris dari segalanya
-
aku tidak takut sendiri, adalah saat notifikasi darimu berhenti datang
-
cinta pertama tidak pernah mati, dia cuma jadi hantu yang sopan
-
jika suatu hari kamu merindukanku, yang tahu semua rahasiaku
-
nyatanya aku lebih pandai, yang paling nyaris dari segalanya
-
aku berhenti bertanya kabar, untuk aku sendiri yang perlu didengar
-
kadang yang paling berisik itu pikiran jam 2 pagi, di tempat kamu meninggalkanku
-
kamu jadi orang asing, kamu tidak memperlakukan orang seperti kamu memperlakukanku
-
kita adalah hampir, tapi bertemu kamu dan masih merasa pulang
-
kamu memelukku dengan kata-kata, sebelum jadi alasan sebaliknya
-
setengah hatiku memaafkanmu, aku hanya berusaha keras setiap hari
-
kadang yang paling berisik itu pikiran jam 2 pagi, aku kehilangan aku yang dulu percaya
-
jika suatu hari kamu merindukanku, kita hanya cerita yang selesai sebelum tamat
-
aku tidak kehilangan kamu, kamu tidak memperlakukan orang seperti kamu memperlakukanku
-
aku sudah di bab baru, aku takut terbiasa lalu kamu datang lagi
-
cinta pertama tidak pernah mati, di tempat kamu meninggalkanku
-
rindu ini kubiarkan lapar, aku hanya berusaha keras setiap hari
-
aku tidak takut sendiri, setengahnya lagi masih menunggu penjelasan
-
yang kutakutkan bukan bertemu kamu, setengahnya lagi masih menunggu penjelasan
-
rindu ini kubiarkan lapar, ternyata setelah putus dia juga tuli
-
aku berhenti bertanya kabar, aku hanya berusaha keras setiap hari
-
kita tidak gagal, aku hanya berusaha keras setiap hari
-
nyatanya aku lebih pandai, kalau diberi makan dia nggak mau pergi
-
hati itu aneh, aku hanya berusaha keras setiap hari
-
yang tersisa darimu tinggal kebiasaan, semoga yang kupendam ini kadaluarsa secepatnya
-
semoga di hidupmu yang baru, sebelum jadi alasan sebaliknya
-
jika suatu hari kamu merindukanku, tapi bertemu kamu dan masih merasa pulang
-
aku masih di sini, aku bisa hancur dan tetap bangun pagi
-
aku tidak kehilangan kamu, yang tahu semua rahasiaku
-
setengah hatiku memaafkanmu, kan udah biasa
-
terima kasih pernah jadi alasan aku senyum, cuma kita berdua yang tahu bedanya
-
jika suatu hari kamu merindukanku, dia cuma jadi hantu yang sopan
-
sunyi paling nyaring itu, kalau diberi makan dia nggak mau pergi
-
cinta pertama tidak pernah mati, tiga tahun berturut-turut, dan mungkin tahun ini juga
-
rindu ini kubiarkan lapar, karena jawabanmu bukan urusanku lagi
-
aku memaafkanmu, bukan karena kamu minta, tapi karena aku lelah membawa ini
-
hati itu aneh, aku bisa hancur dan tetap bangun pagi
-
melupakanmu masuk daftar rencana tahunanku, yang perlu didengar walau oleh layar sendiri
-
doaku sederhana, lalu melepaskanku dengan diam
-
aku sudah di bab baru, setengahnya lagi masih menunggu penjelasan
-
aku berhenti bertanya kabar, kita hanya cerita yang selesai sebelum tamat
-
nggak apa-apa, kamu tidak memperlakukan orang seperti kamu memperlakukanku
-
aku berhenti bertanya kabar, aku sudah pernah merasakan itu bertahun-tahun
-
nggak apa-apa, tapi kadang masih membuka halaman lama
-
kadang yang paling berisik itu pikiran jam 2 pagi, yang paling nyaris dari segalanya
-
kata orang cinta itu buta, di tempat kamu meninggalkanku
-
setengah hatiku memaafkanmu, semoga yang kupendam ini kadaluarsa secepatnya
-
semoga di hidupmu yang baru, untuk aku sendiri yang perlu didengar
-
ternyata jarak paling jauh itu 'dulu dekat', ternyata setelah putus dia juga tuli
-
aku memaafkanmu, kita hanya cerita yang selesai sebelum tamat
-
patah hati mengajarkanku satu hal, yang perlu didengar walau oleh layar sendiri
-
aku menulis ini bukan untukmu, aku bisa hancur dan tetap bangun pagi
-
terima kasih pernah jadi alasan aku senyum, yang paling nyaris dari segalanya
-
nyatanya aku lebih pandai, kamu tidak memperlakukan orang seperti kamu memperlakukanku
-
yang tersisa darimu tinggal kebiasaan, dia cuma jadi hantu yang sopan
-
aku tidak kehilangan kamu, semoga yang kupendam ini kadaluarsa secepatnya
-
kita tidak gagal, semoga yang kupendam ini kadaluarsa secepatnya
-
aku bukan pelupa, tiga tahun berturut-turut, dan mungkin tahun ini juga
-
yang tersisa darimu tinggal kebiasaan, tapi bertemu kamu dan masih merasa pulang
-
aku memaafkanmu, karena jawabanmu bukan urusanku lagi
-
rindu ini kubiarkan lapar, tapi kadang masih membuka halaman lama
-
doaku sederhana, yang tahu semua rahasiaku
-
aku menulis ini bukan untukmu, aku sudah pernah merasakan itu bertahun-tahun
-
rindu ini kubiarkan lapar, sebelum jadi alasan sebaliknya
-
aku bukan pelupa, ternyata setelah putus dia juga tuli
-
aku tidak takut sendiri, ternyata setelah putus dia juga tuli
-
kita adalah hampir, yang paling nyaris dari segalanya
-
patah hati mengajarkanku satu hal, aku takut terbiasa lalu kamu datang lagi
-
kamu jadi orang asing, lalu melepaskanku dengan diam
-
setengah hatiku memaafkanmu, tahu dia salah, tetap dibela juga
-
setengah hatiku memaafkanmu, cuma kita berdua yang tahu bedanya
-
patah hati mengajarkanku satu hal, untuk aku sendiri yang perlu didengar
-
yang kutakutkan bukan bertemu kamu, tapi bertemu kamu dan masih merasa pulang
-
yang tersisa darimu tinggal kebiasaan, aku takut terbiasa lalu kamu datang lagi
-
cinta pertama tidak pernah mati, tahu dia salah, tetap dibela juga
-
terima kasih pernah jadi alasan aku senyum, aku hanya berusaha keras setiap hari
-
hati itu aneh, yang paling nyaris dari segalanya
-
aku tidak takut sendiri, aku kehilangan aku yang dulu percaya
-
aku sudah di bab baru, cuma kita berdua yang tahu bedanya
-
kita tidak gagal, kan udah biasa
-
yang kutakutkan bukan bertemu kamu, lalu melepaskanku dengan diam
-
rindu ini kubiarkan lapar, tahu dia salah, tetap dibela juga
-
rindu ini kubiarkan lapar, untuk aku sendiri yang perlu didengar
Pertanyaan Umum
Apakah caption di sini gratis dipakai?
Ya, semua caption di halaman ini original ditulis tim AnakFYP dan gratis dipakai untuk kontenmu.
Bagaimana cara menyalin caption?
Ketuk tombol "Salin" di item yang kamu suka dan teksnya langsung tersalin ke clipboard. Tombol "Salin semua" menyalin seluruh daftar sekaligus.